Kalau aku bilang panas itu artinya buat oranglain panas banget, dan ketika aku merasa dingin hampir semua orang disekitarku tidak merasakan dingin itu. Kenapa?
Ya mana saya tau..
Setidaknya aku menyadari itu ketika aku mulai kost di Gunung pati, teman-temanku tidak merasa dingin berada disana sedangkan aku?hmm, bahkan tak jarang siangpun aku selimutan, serius aku merasa hawa di sana itu dingin berbeda dengan di rumah, yang tidak dingin (tapi juga tidak panas menurutku). Buat ku itu wajar saja karena gunung pati (Semarang atas) lebih tinggi dibandingkan rumahku yang berada di Pedurungan (Semarang bawah) bukannya menurut teori seperti itu, semakin tinggi udara akan semakin dingin. Jika bukan karena itu mungkin karena lemak dalam tubuhku terlalu minimal. -___- HA. Apa pun alasanya itu, bukan itu yang ingin aku tuliskan.
Aku cuma mau bilang Semarang sekarang ini panas, udah itu.
Aku yakin, pasti ada yang tidak menerima pernyataanku di atas, bukan karena Semarang dingin, tapi karena sebenarnya sudah dari dulu mereka merasakan kalau semarang itu panas, sedangkan baru sekarang aku bilang kalau Semarang itu panas.Sebenarnya jika dari dulu banyak yang bilang Semarang itu panas brarti buat mereka sekarang ini Semarang lebih dan lebih panaaaaas. Sekarang pukul 20.17 itu tandanya malam harikan ya, dan aku harus bergulat dengan keringat yang menetes bergantian, padahal sebelumnya aku sudah menyiapkan selimut dan kaus kaki.
Semua ini itu karena apa sih ya? Semakin berkurangnya pohon atau semakin banyaknya asap kendaraan dan pabrik? Apapun itu, kalau saya ingat lagi ke pelajaran kimia d kelas 1SMA ini semua karena evek rumah kaca, ya semacam itulah. Evek itu muncul karena pemanasan global, yaaang aku pernah mendengarkan di TV kalau hal tersebut mampu membuat es di kutub dapat mencair lebih cepat.AAh terlalu menakutkan memikirkan dampaknya kedepan, jangan sampai itu terjadi, jadi mending mikirin apa yang dapat kita lakukan untuk setidaknya mengurangi dampaknya, atau setidaknya biar "Semarang" ini tidak panaaas. Apa ya??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar