Entah senja hari, atau mungkin ketika matahari serasa di atas kepala dan bahkan mungkin ketika matahari tak menampakkan diri, seolah memberi kesempatan bulan dan bintang untuk menerangi bumi ini. Tuhan begitu indah, menciptakan bumi ini dan Tuhan begitu keren
mengatur perputaran bumi ini. Tuhan... ingatkan segumpal darah yang ada ditubuhku ini selalu mengingatmu, disaat sendiri ataupun bersama raga-raga yang laiinya.
mengatur perputaran bumi ini. Tuhan... ingatkan segumpal darah yang ada ditubuhku ini selalu mengingatmu, disaat sendiri ataupun bersama raga-raga yang laiinya.
Aku sempat berada di dasar jurang, karena aku begitu menikmati kesedihanku dan lupa akan kuasaMu.
Aku begitu merindukan mereka yang telah kembali di pelukan mu Tuhan, apa mereka tau sekarang aku seperti apa, apa mereka bisa meraskan senang yang ingin aku bagikan, apa mereka tau kesedihan yang ingin aku sembunyikan. Aku susah payah menahan air mata, yang terlanjur turun kebawah karena gravitasi, hingga membuat pipiku basah. Tapi aku terheran-heran kenapa dengan mudahnya airmataku mengikuti gravitasi sedangkan ludahku mampu mengalahkan gravitasi, begitu susahnya ku menelannya. Membayangkan mereka berada disini bersamaku, menebak-nebak apa yang mereka lakukan bila sekarang ada bersamaku, disituasi seperti ini. Aku tersadar ini jalanMu yang terbaik untukku, mereka lebih bahagia disisiMu, lantas apalagi alasanku untuk bersedih sekarang? Keegoisanku mungkin.
Aku begitu merindukan mereka yang telah kembali di pelukan mu Tuhan, apa mereka tau sekarang aku seperti apa, apa mereka bisa meraskan senang yang ingin aku bagikan, apa mereka tau kesedihan yang ingin aku sembunyikan. Aku susah payah menahan air mata, yang terlanjur turun kebawah karena gravitasi, hingga membuat pipiku basah. Tapi aku terheran-heran kenapa dengan mudahnya airmataku mengikuti gravitasi sedangkan ludahku mampu mengalahkan gravitasi, begitu susahnya ku menelannya. Membayangkan mereka berada disini bersamaku, menebak-nebak apa yang mereka lakukan bila sekarang ada bersamaku, disituasi seperti ini. Aku tersadar ini jalanMu yang terbaik untukku, mereka lebih bahagia disisiMu, lantas apalagi alasanku untuk bersedih sekarang? Keegoisanku mungkin.
Tuhan begitu dermawan, Tuhan memperlihatkanku hal yang begitu indah, orang-orang yang luar biasa, rasa kasih yang begitu luas, rasa sayang yang begitu tulus, sabar yang benar-benar sabar, banyak manusia yang seperti itu yang Tuhan tunjukan di mataku, segala puji bagi Mu. Tuhan begitu adil, Tuhan juga menunjukan orang-orang yang sebaliknya, seolah berkata silahkan pilih jalan mana yang ingin kamu tempuh. Pertama kali aku melihat dan mendengar ketika ada seorang ibu yang tanpa ragu mengatakan anaknya "goblog" bukan karena marah tapi seolah menjadi kebiasaan buatnya.Ini gila men, dilain waktu aku melihat ibu yang dengan sabarnya menyuapi putra-putranya yang bermain kesana - kemari, bahagia malah yang terpancar dari wajah indah buatanNya itu. Ya ini hidup, dengan diam kita tidak bisa melihat rahasia dunia ini, banyak orang baik yang hidup dan tidak kalah pula banyak orang jahat yang menikmati hidup.
.......................................................................................................................................................................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar